“Siapapun Dituntut Serius Menangani Percepatan Penyelesaian Covid 19”

  • Version
  • Download 1
  • File Size 748.00 KB
  • File Count 1
  • Create Date 26 Mei 2020
  • Last Updated 26 Mei 2020

“Siapapun Dituntut Serius Menangani Percepatan Penyelesaian Covid 19”

Rapat anev Pandemi Covid 19 di Kantor Walikota juga dihadiri Kapolsek jajaran Polrestabes Surabaya, Danramil dan Camat se Kota Surabaya.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko metindaklanjuti giat tersebut, Senin (25/5/2020) menyampaikan, bahwa 3 Pilar ini penting dan wajib mengetahui persoalan di wilayahnya serta harus menjadi Problem solver (pemecahan masalah).

Namun demikian, sebelumnya Kapolda Jatim Irjen DR M Fadil Imran dan Forkopimda Jawa Timur selalu melakukan evaluasi dan koordinasi penanganan Percepatan Covid19, diantaranya sebagai terobosan pemecahan masalahnya melalui Desa atau Kampung Tangguh dengan basis Problem Oriented Policing (POP).

“ Program itulah yang disajikan oleh Kapolda Jatim Irjen DR M Fadil Imran MSi,” kata Kabid Humas Polda Jatim.

Yang jelas, tidak ada yang sifatnya pencopotan secara langsung semua ketentuan ada mekanismenya serta sesuai dengan mekanisme Kapolda Jatim Irjen DR M Fadil Imran MSi. “ Semua tugas di lini apapun sangat berat ketika menghadapi Pandemi Covid19. Untuk itu diharapkan keseriusan untuk menanganinya,” lanjutnya.

Rapat Evaluasi di Kantor Pemda Kota Surabaya tersebut juga di hadiri oleh Kapolda Jatim, Pangdam V/Brw, Walikota Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya merupakan sosialisasi dan penekanan terhadap tugas Gugus Tugas dan peran Polri bersinergi TNI-Polri dan Pemerintah Daerah serta stakeholders terkait

Kapolsek semua sebagai ujung tombak dan harus mampu secara manajerial tangani persoalan Covid19 bersama sama dengan Danramil dan Lurah atau Kepala Desa di wilayahnya.

Hakekat kerawanan dan ancaman masyarakat disini tinggi (atau tingkat fatalnya dapat mengakibatkan orang tertular dan meninggal dunia).

“Sebagai anggota Polri siapapun dituntut serius menangani Percepatan Penyelesaian Covid19,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *