Terkait Insiden di Check Point PSBB di Exit Tol Satelit Surabaya ________________________________________

  • Version
  • Download 2
  • File Size 740.00 KB
  • File Count 1
  • Create Date 22 Mei 2020
  • Last Updated 22 Mei 2020

Terkait Insiden di Check Point PSBB di Exit Tol Satelit Surabaya ________________________________________

Insiden perkelahian yang melibatkan Habib Abdullah Umar Assegaf Bangil dengan petugas Satuan Polisi Pamong Praja di check point PSBB di Exit Tol Satelit Surabaya, Jawa Timur, Rabu (20/5/2020) menjadi perhatian  Kapolda Jatim DR  M Fadil Imran.

Jenderal Polisi bintang dua itu langsung meninjau di  tempat kejadian perkara (TKP) sepulang dari kunjungan kerja dari Kabupaten Ngawi dan Magetan pada Kamis sore (21/5/2020).

Kapolda mengecek lokasi kejadian bersama Panglima Komando Daerah Militer V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Widodo Iryansyah, Sekretaris Daerah Provinsi Jatim Heru Tjahjono, dan Camat setempat. “Tadi Kapolda, Pangdam, Sekda, Bu Camat sudah ke TKP melihat check point Exit Tol Satelit, benar kejadiannya ada di TKP tersebut,” kata Kombes Trunoyudo kepada wartawan.

Jika ada laporan yang masuk ke Polda Jatim terkait peristiwa ketegangan antara Habib Umar Assegaf dengan petugas PSBB. Maka akan menindaklanjuti laporan tersebut. “Akan kita lakukan pendalaman didasari dengan fakta hokum. Pertama, kita melakukan pengecekan identifikasi nopol (nomor polisi) kendaraan terhadap kepemilikannya,” ujar Trunoyudo.

Kedua, lanjut dia, penyelidik akan mengambil keterangan petugas yang saat kejadian berada di lokasi, seperti yang terlihat dalam video yang viral. Petugas yang akan dimintai keterangan ialah dari Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Perlindungan Masyarakat, Kepolisian RI, dan Tentara Nasional Indonesia.

“Terkait video kita akan lakukan digital forensic, apakah video tersebut sesuai dengan fakta lapangan, tidak ada editan, sehingga (video yang viral) ini sah nantinya,” tandas Kombes Trunoyudo.

Insiden itu sangat disayangkan ada pihak yang tidak mengindahkan peraturan PSBB di tengah suasana duka setelah adanya perawat dan dokter rumah sakit di Surabaya meninggal dunia karena Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19. “Kita menyesali, Surabaya baru saja berduka garda terdepan tenaga medis, suster Ari meninggal dunia dengan janinnya usia empat bulan,” lanjutnya.

Sebelumnya, Kepala Satpol PP Surabaya Eddy Christijanto, mengatakan pihaknya melaporkan Habib Umar Assegaf Bangil ke Polda. Laporan dilakukan oleh petugas gabungan yang saat kejadian bertugas di lapangan. “Ada Satpol PP, ada polisinya, ada Linmas, jadi bukan Satpol PP yang melapor," katanya dikonfirmasi VIVAnews melalui sambungan telepon genggam.

Ia menjelaskan, laporan dilakukan karena Habib Umar melakukan perlawanan saat diminta petugas berputar balik karena melanggar PSBB. "Kita sudah coba melakukan edukasi, menjelaskan bahwa selama pelaksanaan PSBB wajib pakai masker, sementara mereka tidak memakai masker dengan alasan di dalam mobil," ujar Eddy.

Pelanggaran lainnya, lanjut dia, jumlah penumpang mobil melebih kapasitas normal, yaitu lima orang dengan pengemudi. Padahal, kata Eddy, kapasitas sedan Toyota Camry sebanyak empat orang dengan sopir. Selama PSBB, mobil tersebut hanya diperbolehkan membawa tiga orang. "Kami beri solusi, dua orang turun, nanti yang dua orang kami antar," cerita dia.

Namun, Habib Umar disebut Eddy tidak mau sehingga terjadilah cekcok dan aksi dorong yang puncaknya berujung perkelahian antara Habib Umar dengan seorang petugas Satpol PP di lokasi. "Mereka marah-marah merasa tersinggung dan lain sebagainya," katanya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah video yang menggambarkan seorang pria bergamis dan berserban putih cekcok dan berkelahi dengan petugas PSBB di check point exit Tol Surabaya, Jawa Timur, viral di media sosial. Belakangan diketahui, pria bergamis itu adalah Habib Abdullah Umar Assegaf Bangil, pemilik mobil Toyota Camry bernopol N1B yang dihentikan dan diminta putar balik oleh petugas karena diduga melanggar PSBB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *