Timsus Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Bekuk Komplotan Pecah Kaca Mobil

  • Version
  • Download 0
  • File Size 1.65 MB
  • File Count 1
  • Create Date 28 April 2021
  • Last Updated 28 April 2021

Timsus Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Bekuk Komplotan Pecah Kaca Mobil

Timsus Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim berhasil ungkap tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) modus pecah kaca dan congkel jok sepeda motor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHP.

Kasus itu melibatkan tersangka berinisial ASB (31) warga Dsn Krajan RT 03 RW 01 Desa Resongo Kec. Kuripan Kab. Probolinggo, Tersangka berinisial  NM (19) warga Desa Menyon, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo dan tersangka berinisial A (35) warga Desa Menyono, Kec. Kuripan, Kabupaten Probolinggo.

Komplotan penjahat itu beraksi di wilayah Jawa Timur  diantaranya 4 TKP di Probolinggo.

Seperti di parkiran Swalayan Basmalah Jl. Sukapura Kab. Probolinggo, dengan kerugian materiil, berupa uang tunai sebesar Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah), kejadian pada tanggal 23 November 2020.

Depan Kantor CV SAS/Rumah Sdr. Ryan di Jl. Raya Dungun Dsn. Krajan Ds. Dungun Kec. Tongas Kota Probolinggo, dengan kerugian berupa 1 (satu) unit laptop merek HP warna silver.

Depan Warung Bakso Kikil Pak Noto, Jl. Citarum Kel. Curah Grinting Kec. Kanigaran Kota Probolinggo, dengan kerugian materiil berupa uang tunai sebesar Rp. 1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah) beserta beberapa kartu ATM;

Depan Koperasi SMK Yani Jl. Mastrip Kota Probolinggo, dengan kerugian materil berupa uang tunai sebesar Rp. 11.250.000,- (sebelas juta dua ratus lima puluh ribu rupiah), kejadian pada tanggal 05 Januari 2021.

Bondowoso (1 TKP) di depan Toko Pelangi Jl. KH. Wahid Hasyim Kel. Blindungan Kec./Kab. Bondowoso dengan kerugian materil berupa uang tunai sebesar Rp. 70.000.000,- (tujuh puluh juta rupiah), kejadian pada tanggal 10 Februari 2021;

Ngawi (1 TKP) di depan kantor Bank BRI Unit Sooko Kec. Paron Kab. Ngawi, dengan kerugian materil berupa uang tunai sebesar Rp. 248.000.000,- (dua ratus empat puluh delapan juta rupiah), kejadian pada tanggal 15 Maret 2021.

Bojonegoro (1 TKP) di depan Toko Bestop Jl. Panglima Polim Kec. Bojonegoro Kab. Bojonegoro, dengan kerugian materil berupa uang tunai sebesar Rp. 78.510.000,- (tujuh puluh delapan juta lima ratus sepuluh ribu rupiah), kejadian pada tanggal 12 Maret 2021. Kota Batu (1 TKP) di Warung Bakso Podotrisno, Jl. Sajid Desa Pesanggrahan Kec. Batu Kota Batu, kerugian materiil uang tunai Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah) kejadian pada tanggal 19 Februari 2019.

Lumajang (4 TKP)  Jl. Cokrosujono RT 003/RW 002 Kel. Jogoyudan Kec. Lumajang Kab. Lumajang dengan kerugian materil berupa uang tunai sebesar Rp. 40.000.000,- (empat puluh juta rupiah), kejadian pada tanggal 28 Desember 2020;  Diketahui hilang di KUD Sido Makmur Jl. Raya Pasirian RT 013 RW 003 Ds. Labruk Kidul Kec. Sumbersuko Kab. Lumajang, dengan kerugian materil berupa uang tunai sebesar Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah), kejadian pada tanggal 03 November 2020;

Jl. Bengawan Solo Timur RT 006 RW 003 Kel. Jogoyudan Kec. Lumajang Kab. Lumajang dengan kerugian materil berupa uang tunai sebesar Rp. 178.000.000,- (seratus tujuh puluh delapan juta rupiah), kejadian pada tanggal 07 April 2021.

Jl. Gatot Subroto (depan ATM BCA) Kel. Citrodiwangsan Kec./Kab. Lumajang dengan kerugian materil berupa uang tunai sebesar Rp 249.000.000,- (dua ratus empat puluh sembilan juta rupiah), kejadian pada tanggal 06 Desember 2019.

Pasuruan (2 TKP) Depan toko bangunan Jaya Jl. Sulawesi No. 03 Kel. Trajeng Kec. Panggungrejo Kota Pasuruan dengan kerugian materil berupa uang tunai sebesar Rp. 3.000.000,- (tiga juta rupiah), kejadian pada tanggal 29 Januari 2021 dan di  Kelurahan Kiduldalem Kec. Bangil Kab. Pasuruan dengan kerugian materil berupa uang tunai sebesar Rp. 40.000.000,- (empat puluh juta rupiah), kejadian pada tanggal 12 April 2021.

Sampang (1 TKP) di Jl. KH. Wahid Hasyim Kel. Gunung Sekar Kec/Kab. Sampang dengan kerugian materil berupa uang tunai sebesar Rp. 36.500.000,- (tiga puluh enam juta lima ratus ribu rupiah), kejadian pada tanggal 19 Maret 2021.

Kabid Humas Polda Kombes Gatot Repli Handoko bersama Dirreskrimum Kombes Totok Suharyanto didampingi Kasubdit Jatanras AKBP Lintar Mrhardhono, Selasa (27/4/2021) menegaakan modus operandi yang dilakukan komplotn penjahat itu seperti pelaku melakukan tindak pidana pencurian dengan cara memecahkan kaca mobil yang sudah diincar oleh pelaku dengan menggunakan busi kendaraan bermotor sedangkan para pelaku lainnya bertugas mengawasi keadaan sekitar.

Kronologi Kejadian i Senin tanggal 23 November 2020, sekira jam 15.30 WIB, Pelapor yang saat itu baru keluar dari Bank BRI lalu pelapor pulang kerumah di daerah Kec. Wonomerto Kab. Probolinggo dalam perjalanan pelapor mampir ke minimarket Basmalah di Jl. Raya Sukapura Kab. Probolinggo dan memarkir kendaraannya di parkiran minimarket Basmalah tersebut dalam keadaan terkunci;

Setelah itu pelapor masuk ke dalam minimarket Basmalah untuk berbelanja, selang beberapa waktu alarm dari kendaraan berbunyi namun pelapor tidak menghiraukan, setelah selesai pelapor keluar dan menuju kendaraannya dan masuk kedalam mobil dari situ pelapor mendapati tas milik pelapor yang diletakkan dalam kendaraannya sudah tidak ada/hilang. Akibat kejadian tersebut korban melaporkan ke Polres Probolinggo Kota dengan kerugian Rp. 5.000.000.

Barang Bukti Tas Slempang warna Hitam milik korban yg berisi SIM, STNK, KTP milik korban; unit sepeda motor Suzuki Satria FU Nopol warna merah N 4945 PH; Unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX warna hitam Nopol N 2021 MI; unit sepeda motor Honda Beat warna hitam Nopol N-2807-MC; unit sepeda motor Yamaha Scorpion warna hitam Nopol G-6656-JL (tidak sesuai nomor rangka dan nomor Mesin); unit sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam Nopol N-4082-SK (tidak sesuai Nomor rangka dan nomor Mesin); sepeda motor Yamaha NMAX warna hitam Nopol N-4497-QV (tidak sesuai nomor rangka dan nomor mesin, uang tunai Rp. 1.500.000; dompet warna coklat; 2 ATM Bank BCA, 1 (satu) KTP; 9 unit handphone; 2 jaket, sabuk kulit dan  celana jeans.

Atas perbuatanya, tersangka dijerat pasal  pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Ketiga pelaku tersebut merupakan sindikat curat yang sudah cukup professional dalam menjalankan aksinya yang sudah dimulai sejak tahun 2019 sampai  tahun 2021, dengan total hasil kejahatan dari 15 TKP tersebut adalah sebesar Rp. 1.110.760.000.

Selain ketiga tersangka tersebut dalam pengembangannya telah muncul 6 (enam) tersangka lainnya yang saat ini masih dalam pengejaran Timsus Subdit Jatanras.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *