Polda Jateng, Uncategorized

Jaga Bulan Suci Ramadhan, Polsek Kradenan Amankan Ratusan Liter Arak

Sentra pembuatan arak di Dusun Plumpungan, Desa Banjardowo, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan dikosek petugas dari Polsek Kradenan. Sekitar 510 liter arak siap edar diamankan petugas. Semua barang bukti sudah berada dalam kemasan 12 dirigen  dan 120 botol air mineral berukuran 1,5 liter diangkut tim yang dipimpin langsung Kapolsek Kradenan AKP Lamsir untuk dibawa ke mapolsek.

 

AKP Lamsir menyampaikan, kendati pembuatan arak dilakukan di beberapa rumah milik warga, namun perijinan dilakukan secara satu atap. Yakni surat Tanda Daftar Perusahaan Perorangan (TDP) yang dikeluarkan Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) Kabupaten Grobogan atas usaha pembuatan minuman bahan kimia jenis etanol untuk medis.Namun disalahgunakan untuk konsumsi.

 

Dalam operasi ini,petugas menyisir sekitar 16 rumah yang digunakan untuk memproduksi minuman keras jenis arak ini. Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan beberapa liter arak yang sudah dikemas di dalam dirigen dan  botol kemasan air mineral.

 

“Dari 16 rumah yang kita datangi, terdapat 6 rumah yang tidak memproduksi. Seluruh barang bukti langsung dibawa ke polsek,” ungkap AKP Lamsir, Selasa (4/5).

 

Operasi ini dilakukan lantaran desa tersebut dikenal sebagai desa penghasil minuman keras terbesar  di Grobogan.” Plumpungan merupakan  desa penghasil arak yang mensuplai hingga ke beberapa kota dan kabupaten disekitar Kabupaten Grobogan,” jelas AKP Lamsir.

 

Menurut AKP Lamsir, untuk mengurangi peredaran miras di wilayahnya, pihaknya akan terus melakukan operasi serupa. Menurutnya, dengan menekan peredaran miras merupakan salah satu jurus jitu untuk menekan aksi premanisme di wilayahnya. Sebab bukan tidak mungkin aksi premanisme yang meresahkan masyarakat akibat miras (minuman keras).

 

“Ini kami lakukan agar situasi kamtibmas terus bisa kami pertahankan, terlebih lagi  saat bulan suci Ramadan,” jelasnya.

 

Ia mengimbau kepada warga, agar bersama-sama mengantisipasi tindak kriminalitas yang biasanya meningkat jelang Idul Fitri. Pihaknya pun akan menggelar operasi rutin seperti patroli keamanan untuk menciptakan kondusifitas di lingkungannya.

 

“Ini merusak moral generasi muda. Kami ajak seluruh elemen masyarakat untuk bisa bersinergi memberantas penyakit masyarakat ini. Kami juga akan tingkatkan operasi patroli,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *