Polda Kaltim

KAPOLRESTA SAMARINDA HADIRI COFFE MORNING BERSAMA PENGADILAN NEGERI SAMARINDA

SAMARINDA – Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli SIK.,M.H.,M.Si menghadiri kegiatan Coffee Morning di Kantor Pengadilan Negeri Samarinda, Jumat (14/01/2022) Pagi.
Kegiatan Coffee Morning kali ini dalam rangka “koordinasi terkait persidangan perkara pidana secara elektronik berdasarkan perma nomor 4 tahun 2020”
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolresta Samarinda, Ketua PN Samarinda, Kepala Kejaksaan Negeri Samarinda, Kepala Lembaga Pemasyarakatan, dan Kepala BNN Kota Samarinda.
Selain itu juga tampak hadir Kasi Pidum,Kabag Ops Polresta Samarinda, Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kasat Narkoba Polresta Samarinda, Wakil Ketua PN Samarinda.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli menyampaikan kegiatan Coffe Morning merupakan forum komunikasi dan diskusi antar penegak hukum dengan instansi terkait yang bertujuan untuk mencari solusi terbaik terhadap pelaksanaan tugas yang dirasa menjadi hambatan dengan melibatkan instansi terkait .
“Kita pelajari masing-masing intansi juga membuat solusi atau melontarkan solusi nanti pada kesempatan berikutnya tinggal membahas solusi tersebut apakah sinkron atau tidak. Jadi perlu pembahasan dari internal masing-masing dulu untuk menawarkan solusi sehingga bisa sinergi,” terangnya.
Sementara itu, Ketua PN Samarinda Darius Naftali,S.H.,M.H., menyampaikan kegiatan ini untuk memetakan masalah yang sedang di hadapi, mencari solusi permasalahan penanganan perkara pidana di wilayah Kota Samarinda.
“Seperti contohnya dalam menghadapi Covid 19 ini persidangan sudah tidak normal, kita lakukan sidang online, tentunya dalam hal ini muncul permasalahan-permasalahan entah itu teknis, kamera, jaringan maupun permasalahan lainnya maka dari itu perlu duduk bersama.” ujar ketua PN.
Ia menambahkan kegiatan kali ini masih bersifat memetakan, kedepannya akan dilaksanakan kembali, nantinya akan ditemukan formula atau solusi untuk meminimalisasi masalah-masalah yang sedang dihadapi.
“Dari pemetaan ini kami membuat grup di WhatsApp, kita masih penyempurnaan menerima masukan-masukan dari pihak-pihak terkait Kepolisian, Kejaksaan dan Rutan serta peserta yang hadir di sini.” pungkasnya.

Related Posts