Kasat Polair terangkan kronologis kejadian korban laka Kerja TI Selam

  • Version
  • Download 0
  • File Size 1.63 MB
  • File Count 1
  • Create Date 8 April 2021
  • Last Updated 8 April 2021

Kasat Polair terangkan kronologis kejadian korban laka Kerja TI Selam

humas.polri.go.id (Babel) Diketahui Perihal Terjadinya laka kerja TI selam a.n korban Agus gustiawan

Waktu dan tempat kejadian pada hari senin tanggal 5 april 2021 sekira pukul 12.00 wib di perairan laut nelayan II Sungailiat bangka kurang lebih 2 mil dari bibir pantai.

Diketahui petugas pada hari senin tanggal 5 April 2021 pukul 17.00 Wib dan korban sudah di makamkan di TPU Nelayan I Sungailiat.

Identitas korban Bernama Agus Gustiawan bin Salim (19th) warga Kp. Nelayan II kel. Sungailiat kab. Bangka.

Dan Identitas saksi yang ada di lokasi Agus Suharmanto (33th), Misdar (29th), Sudirman (45th) warga Nelayan II Sungailiat.

Kasat Pol air Polres Bangka Akp Yanto Menerangkan Kronologisnya

Pada hari senin tanggal 05 April 2021 sekira pukul 07.00 wib TI perahun jenis selam KM.cabe rawit GT.5  milik sdr Agus Suharmanto berikut 4 abk kapal berangkat seperti biasanya untuk mencari timah di wilayah perairan laut Nelayan II.

“Jarak tempuh kurang lebih 2 mil dari bibir pantai dan pada sekira pukul 08.30 Wib setibanya di lokasi kerja langsung bekerja seperti biasa melakukan akrifitas penyelaman untuk mencari timah” Ujar Akp yanto.

Kemudian sekira pukul 11.30 Wib para pekerja melaksanakan istirahat untuk makan siang dan setelah selesai makan/istirahat sekira pukul 12.00 Wib dikarenakan tidak ada menemukan timah di perairan Nelayan II Sungailiat, perahu rencana bergeser ke posisi lain.

Dan saat itu di ketahui tali jangkar perahu TI selam tersebut tersangkut di tali jangkar TI perahu sdr Dadang yang bersebelahan dgn TI perahu milik sdr Agus Suharmanto

“Kemudian dengan inisiatif sendiri  korban mengambil kaca mata selam untuk terjun ke air dengan maksud memperbaiki/ melepaskan tali jangkar yg tersangkut tersebut” Imbuh Kasat.

Tidak lama dari korban terjun dengan posisi kurang lebih 5 meter dari perahu, korban muncul ke permukaan dengan posisi panik dan tangan korban melambaikan mengisaratkan minta tolong.

“Lalu sdr.misdar dan sdr.Agus Suharmanto langsung terjun untuk menyelamatkan korban ke air,korban dalam keadaan pinsan/lemas lalu korban di naikan dan di bawa ke darat sambil di berikan pertolongan” Ujar Akp Yanto.

Kemudian Korban langsung di bawa ke rumah sakit medika stania dan setiba di rumah sakit dokter langsung melakukan pengecekan kondisi korban.

“Setelah menunggu ternyata korban sudah tidak bernyawa/ meninggal dunia” Ujar Akp Yanto.

Sekira pukul 14.00 Wib korban di serahkan kepada pihak keluarganya (paman) a.n Mayor alamat nelayan II Sungailiat.

Dan pada pukul 17.00 korban di lakukan pemakaman oleh pihak keluarga tanpa melaporkan ke pihak aparat setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *