Polda Kalbar

Kunjungan Kerja Mentri Perhubungan RI dan Ketua Komisi V DPR RI dalam rangka pengecekan Penanganan PMI dan Isolasi PMI di PLBN Aruk

 

Sambas, Minggu 19 September 2021, di PLBN Aruk Kec. Sajingan Besar Kab. Sambas Prov. Kalbar, telah dilaksanakan Rangkaian Pengamanan pelaksanaan kegiatan Kunjungan Kerja Mentri Perhubungan RI dan Ketua Komisi V DPR RI dalam rangka pengecekan Penanganan PMI dan Isolasi PMI di PLBN Aruk.

Rombongan yang ikut dengan Menhub RI dan Ketua Komisi V DPR RI di PLBN Aruk, yaitu Kabais TNI Letjen TNI Joni Suprianto; Deputi VI Kemenko Ekonomi; Dirjen PHB Darat; Plt. Dirjen P2P; Stafsus Menhub Adita Irawati; Wakil Gubernur Kalbar; Kasdam XII/TPR; BNPB dr. Sonny; Media (Metro TV dan Kompas.com).

Ikut hadir dalam penyambutan Rombongan Mentri Perhubungan RI dan Ketua Komisi V DPR RI , antara lain, Bupati Sambas; Kapolres Sambas; Dandim 1208 Sambas; Ketua DPRD Kab. Sambas; Wakil Bupati Sambas; Kepala Bagian, Dinas dan Instansi Kab. Sambas; Forkopimda Kab. Sambas; Forkopimcam Kec. Sajingan Besar.

Rangkaian giat Kunker Menhub RI dan Ketua Komisi V DPR RI di PLBN Aruk, kegiatan pengamanan dimulai dengan Apel Kesiapan personil pengamanan di Rest Area Pasar Wisata PLBN Aruk Kec. Sajingan Besar Kab. Sambas, Hadir dalam apel kesiapan pengamanan, yaitu; Kabag Ops Polres Sambas; Kasat Sabhara; Perwira Pengendali pengamanan; Kapolsek Sajingan Besar; Personil pengamanan Polri berjumlah 61 pers;

Pukul 10.20 Wib Rombongan Menko Polhukam, Mendagri, Kapolda Kalbar dan Pangdam XII/TPR landing di helipad Jalan Negara Desa Kaliau Kec. Sajingan Besar Kab. Sambas, Helikopter menggunakan 2 unit jenis EC 130 PT. Matthew Air Nusantara dan Bell 429 PT. whitesky Aviation;

Pukul 10.30 Wib rombongan tiba di PLBN Aruk dan Rombongan meninjau SOP Penanganan PMI setelah itu dilanjutkan dengan Paparan Dandim 1208 Sambas selaku Ketua Satgassus Penanganan Covid-19 di Perbatasan Di PLBN Aruk Sajingan Besar, sbb :

  1. Jumlah PMI yang masuk dari tanggal 20 Maret 2021 s.d 18 September 2021 sebanyak 9.899 orang;
  2. SOP dalam penanganan PMI, sbb :

1) cuci tangan;

2) pengecekan suhu;

3) Pencatatan dan pendataan PMI, pelaksanaan Swab dan antigen;

4) apabila ada PMI yang positif akan diisolasi di Rumah Sakit Pratama dan di asrama Brimob Sajingan Besar;

5) apabila apa emi dalam swab hasil negatif maka akan di karantina di asrama haji atau wisma Nusantara;

6) selesai karantina dibekali surat Covid-19;

7) selesai karantina kembali ke tempat tujuan secara mandiri.

 

  1. PMI yang terkonfirmasi Positif sejumlah 438 orang dan yang masih isolasi saat ini, sbb :

1) Asrama Brimob 45 orang;

2) RS Pratama 4 orang;

3) Gedung diklat BKD Sambas 47 orang.

Dengan total 96 orang.

 

  1. Hambatan, antara lain :

1) masih ditemukannya PMI yang tidak melewati PLBN atau melewati jalan tikus;

2) di PLB n hanya memiliki dua mesin PCR apabila banyak PMI yang masuk akan dikirim ke lab Untan sehingga diperlukan waktu yang lama untuk menunggu hasil.

3) keterbatasan kendaraan dan file bet dihadapkan apabila jumlah PMI yang masuk banyak dari BNPB sudah didukung sejumlah 250 buah masih kurang 150 buah;

 

  1. Upaya mengatasi, sbb :

1) memaksimalkan patroli oleh Satgas Pamtas, Satgaster dan SGI serta Polsek Sajingan Besar supaya PMI melewati PLB naruk untuk melaksanakan karantina;

2) mengajukan ke komando atas untuk mendapat pengadaan reagen swab PCR;

3) berkoordinasi dengan satuan terdekat untuk meminjam kendaraan dan velbet serta alkap lain yang dibutuhkan.

 

  1. Saran, al :

1) perlunya dukungan update, swab antigen dan regen atau swab PCR bagi PMI dan petugas;

2) perlunya dukungan tambahan alkap dan velbed;

3) perlunya dukungan obat-obatan dan vitamin;

4) perlunya dukungan tambahan vaksin diperuntukan kepada PMI;

5) perlunya dukungan dibangunnya rumah khusus ASN sebagai tempat karantina yang layak bagi PMI.

 

Pukul 11.05 Wib Rombongan menuju ke helipad untuk berangkat menuju Ke Entikong Kab.Sanggau;

 

Related Posts